Melangkah di bawah keramaian Chinatown ke dalam bekas brankas bank yang kini menjadi Lavantha, tempat mixologist Jon Lee mengundang Anda untuk menikmati “koktail sebagai puisi.” Harapkan minuman khas yang seimbang dengan indah—Lavantha, Michelada, Siccamore, Plakus Nectar—yang diatur dalam kategori yang cermat dan disajikan dalam lingkungan ruang seni yang canggih. Dengan aksen emas yang bersinar, pencahayaan yang murung, lounge Konservatori rahasia, serta highball dan sour yang didekorasi, ini sangat ideal untuk koktail larut malam, minuman setelah bekerja yang stylish, atau percakapan tenang di Kuala Lumpur. Bar Lavantha KL terasa mewah, cerdas, dan sangat atmosferik.
Menyajikan koktail kerajinan di Chinatown, Lavantha adalah bar lounge imersif Jon Lee yang terletak di dalam brankas bank yang dialihfungsikan di Moxy Kuala Lumpur Chinatown. Ini adalah tempat perlindungan malam di mana desain, penceritaan, dan miksologi berpotongan—sempurna bagi mereka yang mencari koktail kerajinan atau bar romantis di KL. Ruang ini menyalurkan etos Penrose—iklim niat, percakapan yang dikurasi, penyajian rasa yang disempurnakan—tetapi diskalakan agar terasa lebih luas dan komunal. Menu minuman Lavantha terstruktur menjadi empat pilar: Tall (highball yang menyegarkan), Sharp (asam yang bersemangat), Forward (berbasis spirit), dan Savory (koktail kaya umami). Signature termasuk koktail gin Lavantha eponymous, Siccamore, Michelada (campuran umami mezcal-tomat), Plakus Nectar, Pastica, dan Adonis #2—masing-masing dibuat dengan kejernihan, pengekangan, dan kedalaman. Suasana memainkan peran sentral. Bertempat di dalam brankas geometris yang dipoles dengan pencahayaan sampanye, marmer hitam ramping, monolit emas reflektif, dan ruang lounge rahasia, Lavantha KL menghadirkan drama tanpa kepura-puraan. Tempat duduk menampung 40 orang di bar, ditambah ceruk sofa dan ruang Konservatori pribadi untuk VIP atau kelompok intim berempat. Buka larut (sekitar 8 malam–2 pagi), menjadikannya pilihan utama untuk kencan malam, bar larut malam, dan minuman setelah bekerja yang bergaya. Saat ini, Lavantha hanya menyajikan koktail; menu tapas kecil yang dikurasi, terinspirasi Jepang, segar, dan berbasis jeruk akan segera diluncurkan—dirancang untuk dipasangkan. Tetapi bahkan sekarang, fokus pada kerajinan cair, rasa berlapis, dan keramahan yang disempurnakan menonjol. Ini adalah tempat di mana setiap minuman terungkap seperti percakapan, dan di mana presisi bertemu ekspresi yang luas. Jika Anda merencanakan malam yang apik, mencari bar koktail terbaik, atau mencari minuman penutup yang canggih dengan kerajinan sebagai intinya, Lavantha Kuala Lumpur menghadirkan suasana, seni, dan kebijaksanaan. Suasana, koktail, desain yang dikurasi—ini adalah kehidupan malam yang ditinggikan di Chinatown, KL.
Chinatown
Melangkah di bawah keramaian Chinatown ke dalam bekas brankas bank yang kini menjadi Lavantha, tempat mixologist Jon Lee mengundang Anda untuk menikmati “koktail sebagai puisi.” Harapkan minuman khas yang seimbang dengan indah—Lavantha, Michelada, Siccamore, Plakus Nectar—yang diatur dalam kategori yang cermat dan disajikan dalam lingkungan ruang seni yang canggih. Dengan aksen emas yang bersinar, pencahayaan yang murung, lounge Konservatori rahasia, serta highball dan sour yang didekorasi, ini sangat ideal untuk koktail larut malam, minuman setelah bekerja yang stylish, atau percakapan tenang di Kuala Lumpur. Bar Lavantha KL terasa mewah, cerdas, dan sangat atmosferik.

Dapatkan lebih banyak pelanggan dengan perangkat lunak terkemuka di industri dan solusi pemasaran.
Daftar di sini